Minggu, 01 Januari 2012

Jenuh Memotret Dan Cara Mengatasinya


Kecuali anda memang berprofesi sebagai fotografer yang mencari nafkah dari hasil jepretan anda, memotret, sebagaimana jenis hobi lainnya terkadang bisa terasa membosankan. Belum lagi kalau waktu luang yang tersedia mulai terbatas, atau anda mulai merasakan titik jenuh dimana inspirasi tidak muncul dan kreatifitas seperti mandeg.

Namun sayang juga kalau kamera dan lensa yang sudah anda beli dengan lumayan mahal teronggok begitu saja. Belum lagi kalau kita pikir-pikir bahwasanya aktifitas memotret merupakan acara refreshing yang bisa menyegarkan pikiran supaya lebih optimal diajak bekerja.

Tapi bagaimana caranya? Nah ada beberapa hal yang bisa anda coba.
Kombinasikan memotret dengan hobi terbaru anda.

Kalau anda sedang keranjingan dengan hobi baru, bersepeda misalnya, kenapa tidak anda coba padukan fotografi dengan acara bersepeda anda? Bawalah kamera dan lensa yang kira-kira tidak terlalu membebani sembari anda berkeliling dengan sepeda anda, saat anda menemukan obyek menarik, fotolah.

Ikut komunitas fotografi

Memotret sendirian bagi sebagian orang lebih mengasyikan dibandingkan dengan hunting bareng-bareng, namun apa salahnya anda mencoba sesekali bergabung dengan komunitas foto. Ikutlah acara hunting bersama dan nikmati. Saling berbagi trik dan tips atau malah saling mengomentari karya foto masing-masing (secara konstruktif) seringkali adalah cara ampuh menemukan kembali keasyikan memotret.
Lihat sekitar kita

Mindset bahwasanya obyek menarik haruslah dicari terkadang menyesatkan, apa yang ada disekitar kita bisa saja menjadi obyek menarik yang justru sering kita lewatkan. Barang-barang sederhana yang ada dirumah asal kita kreatif justru seringkali menghasilkan foto yang bagus. Kenapa tidak anda coba potret tuts keyboard komputer anda? atau cobalah memotret menu makan malam anda?
Kunjungi pameran foto (amati karya foto fotografer profesional)

Melihat hasil karya fotografer profesional bisa jadi menumbuhkan kembali inspirasi kita. Kunjungi pameran foto (lumayan jarang sih) yang ada di kota anda, dan amati karya fotografer yang ditampilkan. Kalau pameran foto jarang anda temui atau terasa terlalu tinggi, tahukan anda bahwa foto-foto yang ada dipapan iklan dijalan, situs-situs fotografi, lembar majalah/koran serta sampul buku adalah kumpulan karya fotografer profesional?
Jangan terlalu dipikirkan

Seringkali kita terlalu terbebani harus mencari obyek foto yang bagus, harus mencoba teknik tertentu, harus tepat eksposurnya, harus ini harus itu. Kenapa harus? tidak perlu membebani diri dengan beragam keharusan. Kreatifitas justru mengalir saat kita benar-benar membuka kran tanpa dibatasi apapun. Arahkan lensa anda, jepret apa yang ingin dijepret dan sisanya biarkan mengalir begitu saja.
Kurangi kegiatan mengedit foto

Karena ingin mencapai efek olah digital tertentu, terkadang kita menghabiskan sebagian besar waktu didepan monitor komputer. Tidak adil rasanya kalau kita memotret selama 1 jam dan mengedit di photoshop selama 3 jam. Cobalah dibalik proporsinya, habiskan waktu memotret, dan biarkan foto anda tidak banyak tersentuh photoshop. Kebanyakan nongkrong didepan komputer bisa membuat kita bosan dan kehabisan inspirasi.

Jadi tunggu apalagi? cepat memotret lagi!

Tidak ada komentar: